Posted by: hagemman | April 2, 2010

IBLIS PUN OGAH MAMPIR DI MONTERREY

Monterrey, ibu kota Negara Bagian Nuevo Leon, kini berubah menjadi salah satu kota paling kejam menakutkan di Meksiko utara. Gelombang kekerasan akibat perang antarbandit narkoba di kota ini telah menewaskan lebih dari 15.000 orang dalam tiga tahun terakhir.

Dalam sebulan terakhir hingga Selasa (30/3) lalu, sudah sekitar 30 ruas jalan di Monterrey diblokir dan dikuasai anggota kartel narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba). Aksi baku tembak terdengar di berbagai sudut kota, baik kontak senjata antargeng maupun antara geng dan aparat keamanan.

Warga takut bepergian pada malam hari sehingga permintaan jasa pengiriman makanan dan obat-obatan ke rumah melolnjak tajam. “ Sekarang jika sudah malam, lebih baik tidak keluar rumah karena pada saat itu kota mulai ramai dengan aksi tembak-menembak,” kata Dario Guzman (53), pekerja di pabrik alat-alat atau perabot perlengkapan rumah tangga.

Guzman mengatakan, keluarganya sekarang jarang pergi ke restoran untuk makan makanan tradisional Meksiko, seperti taco dan tortilla.

Nuevo Leon adalah salah satu dari enam negara bagian di Meksiko utara yang berbatasan dengan AS. Ibukota Nuevo leon, Monterrey, belakangan ini menjadi salah satu kota paling kejam dan menakutkan setelah Ciudad Juarez, kota perbatasan lain dengan AS dan ibukota Negara Bagian Chihuahua. Juarez dijuluki “kota maut” sehingga “iblis pun takut tinggal”.

Di Ciudad Juarez, lebih dari 200.000 warga telah meninggalkan kota karena takut dibunuh para anggota geng narkoba. Meskipun gelombang pengungsian di Monterrey belum sebanyak di Ciudad Juarez, warga sudah takut keluar rumah, terutama pada malam hari.

Kondisi yang sama juga terjadi di Negara Bagian Durango. Di kota ini 10 pelajar dibunuh pekan lalu. Polisi menanglap dua anggota geng pembunuh dua warga AS di Ciudad Juarez, Senin (29/3).

Pemblokiran sejumlah ruasjalan kota dilakukan geng narkoba untuk menghalangi pergerakan anggota geng narkoba lain serta mencegah operasi aparat keamanan.

Dua mahasiswa dari universitas bergengsi Tecnologico de Monterrey tewas saat terjadi kontak senjata anttargeng dan petugas di kampus, Kamis (25/3). Dalam bentrokan lain, Kamis, tentara menembak mati enam anggota geng di sebuah desa, sekitar 100 kilometer di luar Monterrey.

Belanja “online”

Guzman termasuk salah satu di antara ribuan warga kota Monterrey yang kini merasa lebih aman memesan barang kebutuhan rumah tangga, makanan dan obat-obatan, serta kebutuhan dasar lain melalui telepon. Pengiriman ke rumah melonjak, bahkan mengejutkan pemilik toko.

“Selama beberapa hari sejak Jumat hingga Senin (22/3) terjadi lonjakan pengiriman barang hingga 40 persen dari biasanya,” kata Ernesto Luna, Ketua Kamar Dagang Urusan Usaha Kecil.

Luna mengatakan, pesanan barang paling banyak diterima pihak pengelola toko minuman dan restoran. Sekarang ini warga bepergian hanya untuk hal-hal mendesak, seperti bekerja dan melakukan pembayaran. “Untuk berbelanja, termasuk membeli makanan, cukup dengan menelepon,” katanya.

Pada 19 Maret lalu, ketika tentara memburu dan menangkap para bandit, sekelompok orang bersenjata justru turun ke jalan-jalan kota, lalu merampas banyak kendaraan, termasuk mobil ambulans, untuk memblokir jalan. Penduduk ketakutan melihat aksi para bandit narkoba itu. Kartel narkoba Meksiko tumbuh semakin liar dan terkenal brutal.

Sumber  :

Monterrey Jadi Kota Bandit | Kompas, 31.03.2010


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: