Posted by: hagemman | February 8, 2010

PENGGERAK EKONOMI WARGA DANDER

Warga lingkungan Dander, Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, sangat akrab dengan ikan cupang (Betta splendens). Ikan hias tawar yang bersifat protektif dan lihai alam berkelahi ini telah menopang perekonomian warga selama bertahun-tahun.

Heby Tuko Spetionugroho, Sekretaris Kelompok Budidaya Ikan Hias Karya Mina, mengatakan bahwa sedikitnya 81 rumah memelihara ikan cupang. Sebanyak 40 rumah di antaranya aktif dalam kegiatan kelompok budidaya.

Rata-rata setiap rumah memiliki lebih dari dua kolam ikan, bahkan sampai 10 kolam. Kegiatan usaha dibagi dua, yakni pembenihan dan pembesaran. Selain petani ikan, terdapat pula pengepul yang menjual ikan produksi Dander kepada pembeli.

Heby, yang juga menjadi pengepul ikan cupang, mengatakan setiap minggu mengirim 18.000 ikan ke pembeli di luar kota Kediri. Jika dikalkulasi, dalam setahun jumlah ikan cupang dari Dander yang dijual di pasaran mencapai 80 juta ekor.

“ Rata-rata perputaran uang dari bisnis ikan cupang mencapai Rp 20 juta per hari. Uang itu berasal dari bisnis benih ikan, pembesaran ikan, pakan ikan, dan pengepakan, “ ujar Heby, Jumat (30/10).

Bagi warga Dander, ikan cupang bukan sekadar hobi atau bisnis sampingan. Budidaya ikan cupang ini telah menjadi bisnis inti keluarga, tempat mereka mencari nafkah.

Heby tidak pernah kesulitan memasarkan ikan cupang. Pesanan selalu datang dari berbagai kota, seperto Solo dan Semarang (Jawa Tengah), Surabaya, Malang, serta Jakarta. Pengiriman melalui jasa ekspedisi sehingga ongkos kirim jauh lebih murah.

Penghasilan ganda

Kirlan, petani budidaya ikan hias cupang mengatakan tidak tahu persis kapan warga di deasanya mulai menekuni usaha ini. Sejak ia kecil, sebagian warga di kampunganya telah bergelut dengan ikan cupang.

Modal untuk budidaya ikan ini tidak terlalu mahal. Hal yang paling penting adalah memiliki kolam 2 meter x 3 meter. Kolam berukuran itu mampu menampung 2.500 sampai 3.000 ikan cupang.

“ Jika langsung membeli benih harganya Rp 100 per ekor. Modalnya Rp 300.000 per kolam. Selanjutnya tinggal pembesaran ikan hingga ikan laku dijual, “ katanya.

Ikan cupang laku dijual jika sudah berusia enam pekan. Saat penjualan, harga ikan menjadi Rp 800 sampai Rp 10.000 per ekor, tergantung pada jenis dan kualitasnya.

“ Harga ikan cupang berkualitas bagus bisa Rp 500.000 per ekor. Khusus ikan indukan, harganya juga bagus, “ ucapnya.

Seorang petani pemula di Dander, yang hanya memiliki satu kolam, bisa meraup untung bersih Rp 1 juta per minggu. Dalam sebulan, pendapatannya bisa mencapai Rp 4 juta. Khusus petani pengepul akan mendapat penghasilan ganda.

Ada empat jenis ikan cupang yang dibudidayakan warga Dander, yakni cupang plakat, cupang serit, cupang cagak atau double tile, dan cupang half moon. Ikan cupang yang paling banyak diminati adalah cupang half moon karena cantik dan jago berkelahi.

Kepala Humas Pemerintah Kota Kediri Nur Muhyar mengatakan, pemerintah berkomitmen mendukung usaha budidaya ikan cupang dengan memberikan bantuan modal usaha berupa pinjaman dengan bunga lunak 6 persen per tahun. Pinjaman disalurkan melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri yang bisa diakses melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Kediri.

Sumber  :

Penggerak Ekonomi Warga Dander – Runik Sri Astuti | Kompas, 05.11.2009

Advertisements

Responses

  1. tolong di adakan lelang ikan lewat FB


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: