Posted by: hagemman | January 26, 2010

KEPUNAHAN SEMAKIN NISCAYA

Akankah kehidupan di atas Bumi tetap sama seperti selama 10.000 tahun terakhir ini ? Ketika jejak ekologis manusia telah 1,3 kali lipat kapasitas biologis Bumi, pantaskah kita menjawab “ya” untuk pertanyaan tersebut ?

Awal pekan lalu, Senin (12/1), PBB mencanangkan Tahun Keanekaragaman Hayati Internasional 2010. Manusia yang secara anarki menguasai seluruh kehidupan di atas Bumi diingatkan kembali : kepunahan flora dan fauna yang terus dan terus berlangsung ini berdampak (amat buruk) pada kehidupan manusia.

Delapan tahun lalu, pada tahun 2002 negara-negara di dunia berjanji akan mengurangi tingkat pengurangan keanekaragaman hayati pada tahun ini. Namun, meski belum terukur, kita semua tahu bahwa janji itu tak terpenuhi. Ekspansi manusia secara besar-besaran yang berdampak pada perluasam penggunaan lahan untuk pertanian dan infrastruktur. Sebuah penelitian menyebutkan, perusakan hutan telah menyebabkan kerugian pada ekonomi global sebesar 2,5 triliun dollar AS.

Tak ada pembalikan

Ancaman terhadap keanekaragaman hayati saat ini bukannya menyusut, sebaliknya justru semakin menekan.

Profesor Bob Watson, ketua penasehat ilmuwan defra dan mantan anggota pimpinan dari Panel Para Ahli Antarpemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC), secarategas mengatakan, “Saat ini kita sudah nyaris sampai di itik dimana tidak mungkin lagi terjadi proses pembalikan (point of no return).”

Penangkapan ikap yang tak terkendali telah menurunkan produksi ikan tuna sirip biru hingga 18 persen dari jumlah tahun 1970-an.

Kebakaran hutan dan pengolahan gambut di Indonesia diperkirakan telah memicu lepasnya 1,8 gigaton gas rumah kaca – gas penyebab pemanasan global. Adapun pengembangan perkebunan kelapa sawit masih terus berlangsung yang, menurut Pemerintah Indonesia, akan menggunakan lahan-lahan kritis. Setiap tahun bumi kehilangan hitan seluas lebih dari tujuh juta hektar.

Mempertahankan keanekaragaman hayati sebenatnya bermakna sebagai upaya mempertahankan kehidupan manusia. Flora dan fauna telah membantu menyehatkan jiwa dan membangun semangat manusia.

Lebih dari itu, keterlibatan yang berkelindan antara flora dan fauna – yang membentuk suatu ekosistem – telah membantu manusia agar mampu hidup lestari dan berkelanjutan.

Ekosistem selama ini telah mendukung sistem ekonomi yang kita bangun. Ekosistem berfungsi menjernihkan air, menyediakan makanan bagi manusia, dan mengatur pila iklim.

Membangun upaya

Di tengah kekahawatiran akan musnahnya kehidupan, sekitar 160 negara telah menyusun rencana aksi keanekaragaman hayati nasional. Kemajuan disana-sini telah menguatkan tekad. Brasil, misalnya. Tahun lalu Brasil sukses menurunkan 45 persen perusakan hutan dan kini menargetkan penurunan perusakan hutan hingga 80 persen pada tahun 2020.

Restorasi ekosistem selayaknya dipandang sebagai investasi yang sepadan dan efisien demi kesejahteraan manusia pada dimensi sosial, ekonomi, dan ekologi.

Usia Konvensi Keanekaragaman Hayati (CBD) telah mencapai 18 tahun. Perlu diwaspadai, jangan sampai urusan melestarikan keanekaragaman hayati terjerembab pada kepentingan pragmatis ekonomis, seperti cara-cara yang digunakan para pemimpin dunia dalam mengelola ancaman perubahan iklim. Cara-cara yang secara nyata telah menyandera semua pihak, sementara ancaman dampak perubahan iklim justru semakin dalam.

Untuk mengatasu berkurangnya keanekaragaman hayati, pemerintahlah yang memegang kunci jawaban. Sebab, merekalah emegang kunci aktivitas “pembangunan”. Kita tinggal menunggu bagaimana kiprah para pemimpin dunia pada Pertemuan Para Pihak (MOP) ke-10 CBD, Nagoya, Oktober mendatang. Akankah berakhir “kelabu”, seperti Konferensi Perubahan Iklim di Kopenhagen, Desember lalu ?

Sumber  :

Kepunahan Semakin Niscaya – Brigitta Isworo Laksami | Kompas, 23.01.2010


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: