Posted by: hagemman | January 22, 2010

SAAT JAL BERSAYAP PATAH

Japan Airlines atau JAL berusaha meyakinkan publik bahwa mereka akan tetap terbang walaupun telah mendeklarasikan kebangkrutan. Saham JAL di bursa semakin terpuruk menyentuh titik nadir dengan harga Rp 200-an per saham.

JAL juga mengeluarkan permohonan maaf satu halaman penuh di surat kabar karena telah menyebabkan para konsumen khawatir. Manajemen berjanji JAL tetap mengudara dan poin perjalanan yang telah dikumpulkan penumpang tetap berlaku.

“Yakinlah dan gunakanlah kami seperti dulu,” demikian pernyataan JAL di Tokyo, Rabu (20/1). Maskapai penerbangan ikon kebangkitan kemakmuran Jepang itu memasukkan perlindungan kebangkrutan, Selasa (19/1).

JAL mengangkut sekitar 50 juta penumpang per tahun. Para awak kabin juga harus mengubah pengumuman mereka di kabin, dengan menambahkan kalimat bahwa mereka saat ini tengah berjuang. “Kami meminta Anda untuk terus mendukung JAL,” ujar seorang awak kabin dengan nada tersendat ketika berlatih memberikan pengumuman di hadapan kamera televisi dalam pertemuan di Bandara Haneda, Tokyo.

Bursa saham Tokyo akan menghapuskan pencatatan saham JAL bulan depan. Harga saham JAL hanya tinggal 2 sen dollar AS atau 2 yen setara setara dengan Rp 204. Nilai tersebut turun 60 persen dari 3 yen. Pemerintah juga telah menetapkan Kazuo Inamori, pengusaha berusia 77 tahun, memimpin JAL selama periode restrukturisasi. Inamori menggantikan Haruka Nishimatsu, Selasa lalu.

Permasalahan JAL, menurut para analis, merupakan hasil dari manajemen buruk selama bertahun-tahun, biaya tinggi, serta tekanan pemerintah untuk melayani rute tidak menguntungkan di bandara kecil. JAL juga terpukul oleh pelemahan ekonomi global.

Analis kredit dari Shinsei Securities, Yasuhiro Matsumoto, mengatakan, perbaikan JAL akan mencakup perbaikan dari (1) bisnis yang merugi menjadi untung dan (2) membuat optimisme kosong menjadi kenyataan bahwa permintaan perjalanan akan bertambah di masa depan.

Pertarungan

Perusahaan penerbangan itu juga belum membuat pengumuman lanjutan mengenai pembicaraan dengan American Airlines dan Delta Airlines. Kedua maskapai AS itu saling bersaing untuk mendapatkan JAL. Mereka mengincar jalur-jalur gemuk di Asia via Tokyo. JAL diperkirakan lebih senang berpasangan dengan American Airlines.

Sebenarnya bukan JAL semata yang diincar dalam pertarungan antara Delta Air dan American Airlines. Mereka mengejar rute-rute di Asia dan penumpang premium yang selama ini terbang via Jepang.

Pemenang pertarungan itu akan mendapatkan pendapatan lebih besar, kekuatan lebih besar, dan pilihan rute penerbangan yang lebih bervariasi. Pemenangnya juga kemungkinan suatu saat bisa menerbangkan pesawat mereka ke rute-rute tradisional JAL.

Itulah sebabnya mengapa Delta dan American berjuang keras mendapatkan JAL yang sudah menyatakan diri bangkrut. Perjalanan dari Amerika Utara ke kawasan Pasifik, termasuk Jepang dan Korea Selatan, sekitar 5,8 persen dari total perjalanan udara premium, tetapi pendapatannya memiliki porsi 12 persen dari semua pendapatan premium dunia.

Volume penumpang dari Amerika Utara dan kawasan Asia Pasifik diperkirakan naik 3,8 persen pada 2010 dan 5,6 persen pada 2011.

Sumber  :

JAL Tetap Beroperasi | Kompas, 21.01.2010


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: