Posted by: hagemman | November 30, 2009

HUTAN HABIS 5 TAHUN LAGI

Hutan Indonesia kini sudah tidak lagi menjadi penyumbang devisa terbesar buat negara. Sumber daya alam itu semakin habis. Sumber daya alam itu semakin habis. Dalam lima tahun mendatang diperkirakan Indonesia bisa menjadi importir kayu.

Hal itu dikemukakan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan saat melakukan penanaman pohon pada pembangunan Ruang Terbuka Hijau Kamboja seluas empat hektar di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (26/11).

“Kondisi ini bisa terjadi kalau kita tidak mengendalikan penebangan hutan,” katanya.

Zulkifli mengatakan, luas hutan Indonesia mencapai 120 juta hektar. Namun, faktanya, kondisi hutan yang masih bertahan diperkirakan tinggal 60 juta hektar. “Saya memprediksi luas hutan alam yang masih bertahan lebih kecil lagi,” katanya.

Menurut Zulkifli, hutan di Sumatera dan Kalimantan yangmasih bertahan baik diperkirakan tinggal 10-20 persen dari luas hutan di atas kerta. Mulai tahun 2010, ditargetkan sedikitnya 50.000 hektar lahan kritis setiap tahun direhabilitasi dengan reboisasi.

Data Dinas Kehutanan Kalsel, tahun 2007 luas hutan di provinsi itu 1,6 juta hektar.

Kegiatan reboisasi akan dilakukan bersama masyarakat di sekitar hutan. Selain itu, Departemen Kehutanan akan merehabilitasi 108 daerah aliran sungai dan merestorasi hutan kritis di kawasan hak pengusahaan hutan (HPG) yang sudah ditelantarkan dengan status telah dicabut.

Targetnya, restorasi hutan eks HPH akan mencapai 2 juta hektar dalam lima tahun. Saat ini restorasi hutan yang dilakukan bekas HPH di Jambi berhasil baik. Selanjutnya, upaya akan dilaksanakan di HPH Kaltim seluas 87.000 hektar.

Ruang terbuka

Menteri Negara Lingkungn Hidup Gusti Muhammad Hatta yang hadir pada acara itu melihat kecenderungan pertumbuhan kota-kota di Indonesia tak sehat. Dalam perkembangannya, kota sangat minim menyediakan ruang terbuka, taman hijau, dan hutan kota yang terpelihara.

“Sebagai contoh, Banjarmasin, ibu kota Kalimantan Selatan, hanya memiliki ruang terbuka 2,8 persen dari luas wilayahnya,” katanya.

Menurut Gusti, sesuai aturan Menteri Dalam Negeri, kota di Indonesia seharusnya memiliki ruang terbuka hijau, taman, dan hutan kota 40 – 60 persen dari luas kota terkait. “Untuk memperbaiki kondisi, kota-kota mesti dikelola dengan sistem manajemen perkotaan yang berwawasan lingkungan secara baik,” katanya.

Sumber  :

Hutan Habis 5 Tahun Lagi | Kompas, 28.11.2009


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: