Posted by: hagemman | October 19, 2009

MEREKA YANG DITELEPON CIKEAS

PERKIRAAN  POSISI  MENTERI  |  17  –  18.10.2009

1.    Djoko Suyanto | Menko Polhukam
2.    Hatta Rajasa | Menko Perekonomian
3.    Agung Laksono | Menko Kesra
4.    Sudi Silalahi | Mensesneg
5.    Gamawan Fawzi | Menteri Dalam Negeri
6.    Sri Mulyani Indrawati | Menkeu
7.    Mohammad Nuh | Mendiknas
8.    Suryadharma Ali | Mensos
9.    Mari Elka Pangestu | Mendag
10.  Syarief Hassan | Menteri Koperasi & UKM / Menakertrans
11.  Tifatul Sembiring | Menteri Komunikasi dan Informatika
12.  Sutanto | Kepala Badan Intelijen Negara
13.  Salim Assegaf Al’jufrie | Menteri Agama
14.  Jero Wacik | Menteri Kebudayaan dan Pariwisata
15.  Muhaimin Iskandar | Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
16.  Andi Mallarangeng | Menteri Pemuda dan Olahraga
17.  Helmy Faishal Zaini | Meneg Percepatan Pemb. Daerah Tertinggal
18.  EE Mangindaan | Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara
19.  Suharso Monoarfa | Menteri Negara Perumahan Rakyat
20.  Zulkifli Hasan | Menteri Kehutanan
21.  Patrialis Akbar | Menteri Hukum dan HAM
22.  Suharna Surapranata | Menteri Negara Riset dan Teknologi
23.  Darwin Zahedy Saleh | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
24.  MS Hidayat | Menteri Perindustrian
25.  Linda Agum Gumelar | Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan
26.  Gusti Muhammad Hatta | Menteri Negara Lingkungan Hidup
27.  Nila Afansa Moeloek | Menteri Kesehatan
28.  Djoko Kirmanto | Menteri Pekerjaan Umum
29.  Gita Wirjawan | Ketua BKPM
30.  Mustafa Abubakar | Menteri Negara BUMN

Dari pemanggilan calon menteri ke Cikeas yang tercatat media antara tanggal 17 – 18.10.2009 masih didominasi oleh kalangan parpol ketimbang dari kalangan non parpol. Sejumlah pengamat politik dari Universitas Indonesia, seperti Maswadi Rauf dan Arbi Sanit, mengkhawatirkan komposisi menteri tersebut di atas. Hal yang dikhawatirkan adalah beberapa calon menteri, prestasinya belum diketahui sehingga membuka peluang besar yaitu salah penempatan yang tidak sesuai dengan keahliannya.

“ Konsekuensinya, kabinet diragukan akan memenuhi target. Kayak gitu mau target ekonomi naik 2010. Kinerja kabinet kita tak hanya sama, tapi akan turun, “ kata Arbi Sanit. Sementara buat Maswadi Rauf berpendapat bahwa pembentukan kabinet 2009 tidaklah berbeda dengan kabinet 2004 ; dan dipastikan akan ada tuntutan reshuffle (merombak) kabinet sebab tidak mencapai target yang disasarkan.

Sumber  : Kompas, 18 – 19.10.2009


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: