Posted by: hagemman | October 11, 2009

WARGA RESAH OLEH ISU GEMPA

002Pesan berantai melalui SMS, internet, dan saluran telepon mengenai akan terjadinya gempa bumi di Jawa Timur dan Bali beredar di masyarakat sejak Selasa (6/10). Isu itu membuat warga menjadi resah. Bahkan, beberapa sekolah di Sidoarjo dan Denpasar, Rabu memulangkan murid lebih awal.

Di Kabupaten Sidoarjo, beberapa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) memulangkan murid lebih awal.

“ Ada beberapa sekolah, khususnya SMP dan SD, pulang lebih awal sekitar pukul 11.00 hingga 12.00. Keputusan itu atas desakan orangtua siswa yang datang ke sekolah, menginginkan agar anak mereka segera dipulangkan terkait menyebarnya isu gempa bumi di Sidoarjo yang akan terjadi pada pukul 11.00 hingga 13.00,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo Hadi Soetjipto.

Di Denpasar, Bali, sejumlah sekolah dan perkantoran, Rabu, bubar lebih awal menyusul isu gempa bumi melalui SMS, saluran telepon, dan internet.

Berdasarkan laporan yang masuk ke Kepolisian Kota Besar Denpasar, sejumlah sekolah memulangkan murid pada pukul 11.00 Wita. Sekolah itu antara lain SD-SMA Saraswati, SMP PGRI 5 Denpasar, serta civitas akademika Universitas Udayana.

Dosen di Universitas Udayana, Amanda, mengatakan, isu menyebar cepat di kalangan mahasiswa dan dosen. Rektorat Universitas Udayana langsung menghentikan proses belajar mengajar dan memulangkan seluruh civitas akademika kampus itu mulai pukul 13.00.

Kepala Poltabes Denpasar Komisaris Besar Gde Alit Widana menyatakan telah menerjunkan tim untuk menelusuri isu itu.

Pesan singkat melalui telepon seluler itu menyebutkan akan terjadi gempa di Bali dengan kekuatan lebih dari 8,0 skala Richter, Rabu, 7 Oktober 2009, pukul 13.00.

Sejumlah warga Kelurahan Pucangsewu, Kabupaten Pacitan, pada Rabu siang beramai-ramai ke luar rumah setelah beredar isu akan terjadi gempa bumi.

Tak menanggapi

Gubernur Jatim Soekarwo berharap masyarakat tak menanggapi isu yang membahayakan dan merusak ketenangan. Menurut Soekarwo, saat isu gempa bumi beredar, pemprov menindaklanjuti dengan meminta keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Surabaya dan Jakarta. Informasi itu isu belaka.

“ Sampai saat ini, situasi Jatim, tak menunjukkan adanya potensi gempa bumi. Perlu disadari bersama, gempa bumi tak dapat diprediksi, “ kata Soekarwo.

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Surabaya, Syamsul Arifin menyatakan, pihaknya banyak menerima pertanyaan tentang isu gempa bumi. Stasiun pengamatan gempa BMKG di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, juga menerima telepon bertubi-tubi dari warga masyarakat yang menanyakan kebenaran informasi dari SMS.

SMS mulai beredar Selasa. Nindya Marta Kumala (24) warga Surabaya, misalnya, menerima pesan tentang kemungkinan gempa di Jatim sekitar pukul 21.00. Pesan itu berbunyi, “ Tolong, mohon diberitahukan kepada kerabat dan keluarga. Katanya nanti malam jam 12 dan jam 01 mau ada gempa, barangkali terjadi. Mudah mudahan gak terjadi.”

Sumber  :

Warga Resah oleh Isu Gempa – Kompas, 08.10.2009


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: