Posted by: hagemman | June 30, 2009

WASPADAI HENTI JANTUNG

henti jantungWafatnya Raja Pop Dunia, Michael Jackson, diduga kuat karena jantungnya berhenti berdetak. Gangguan kesehatan yang ditandai dengan berhentinya fungsi jantung itu kemungkinan dipicu stres atau pola hidup tidak sehat.

Dr Tarmizi Hakim, pakar jantung dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia – Pusat Jantung Harapan Kita memaparkan bahwa henti jantung (cardiac arrest) merupakan salah satu gejala dari serangan jantung yang bisa berakibat fatal bagi penderita. Kendati sejauh ini tidak ada data statistik betapa jumlah pasti kasus henti jantung setiap tahun, setidaknya ini yang dikutip dari American Heart Association. Namun diperkirakan lebih dari 95 persen penderita yang mengalami henti jantung itu meninggal sebelum tiba di rumah sakit, terutama apabila tidak tersedia fasilitas gawat darurat yang memadai.

Dalam kasus ini, fungsi jantung penderita berhenti mendadak. Saat mengalami gejala itu, sebagian penderita belum terdeteksi menderita penyakit jantung koroner. Kematian mendadak karena henti jantung bisa terjadi beberapa menit dan biasanya dialami penderita penyakit jantung koroner. Hal ini terjadi karena respons elektrik dalam bagian jantung yang sakit menjadi cepat atau tidak beraturan.

Perlu dicermati bahwa kematian bagian otak dan kematian permanen terjadi dalam waktu 4 – 6 menit setelah seseorang mengalami henti jantung. Sesungguhnya henti jantung dapat diatasi jika penderita segera mendapat bantuan pernapasan atau terapi kejut elektrik pada organ jantung agar irama jantung kembali normal. Peluang bertahan hidup pada penderita henti jantung akan berkurang 7 – 10 persen setiap menit bila tidak mendapat penanganan darurat.

Tarmizi menjelaskan, kematian mendadak karena henti jantung tergantung luas otot jantung yang terkena dan rusak. Makin luas daerah jantung uang terkena, kemungkinan jantung tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh kian besar. Bila yang terkena adalah bagian yang mengatur irama jantung, hal ini pun tetap akan berakibat fatal bagi penderita.

Faktor-faktor pemicu serangan jantung dimana ada beberapa faktor risiko yang tidak bisa diubah adalah usia di atas 40 tahun, jenis kelamin pria, dan faktor genetik atau riwayat penyakit jantung dalam keluarga. Adapun beberapa faktor yang bisa diubah adalah stress, pola makan yang tidak sehat, kebiasaan merokok dan kurang berolahraga.

Jadi apa yang menimpa Michael Jackson, diduga karena ia stress atau terlalu bersemangat mempersiapkan konser kebangkitannya sebagai artis pop di London, Inggeris, pada pertengahan Juli kelak. Soalnya, stress menurut Tarmizi menimbulkan hormon yang berkontribusi terhadap serangan jantung. Disamping penggunaan obat-obatan secara sembarangan juga bisa memicu serangan jantung ; apalagi demi tuntutan kerja dan gaya hidup, banyak artis yang mengambil jalan pintas untuk meningkatkan stamina dan bisa beristirahat, demikian papar Tarmizi lebih lanjut.

Oleh sebab itu mereka yang berisiko mengalami penyakit jantung koroner dianjurkan secara rutin mengontrol kadar gula darah, tekanan darah dan kolesterol. Makan juga harus dijaga, terutama makanan yang menyebabkan kadar gula darah naik serta meningkatkan kolesterol.  Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain adalah, rasa nyeri seperti ditusuk-tusuk pada dada. Rasa nyeri juga bisa terjadi pada tangan, punggung serta perut. Bila mengalami salah satu dari beberapa gejala diatas, amat dianjurkan agar memeriksakan kesehatan jantungnya. Karena gejala tersebut bisa berakibat fatal berupa henti jantung yang diduga menimpa Michael Jackson.

Sumber  :  Kompas, 29.06.2009


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: