Posted by: hagemman | May 30, 2009

GUNUNG BERAPI DI PERAIRAN BENGKULU

gng berapiSejak gempa dan tsunami pada 26.12.2004 serta gempa-gempa besar tektonik susulan lainnya, telah terjadi banyak perubahan struktur di kawasan perairan Sumatera. Perubahan itulah yang menarik minat banyak peneliti asing.

Salah satunya adalah penelitian geologi gabungan yang terdiri dari CGGVeritas dari AS, IPG (Institute de Physique du Globe) dari Prancis dan BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi), LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) serta Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dengan mempergunakan kapal seismik Geowave Champion, milik CGGVeritas, melakukan survei pada kawasan Palung Sunda, sebelah barat daya Sumatera. Perlu diketahui penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur geologi dalam (penetrasi sampai 50 kilometer) yang meliputi Palung Sunda, prisma akresi, tinggian busur luar (outer arc high) dan cekungan busur muka (fore arc basin) perairan Sumatera.  

Tapi yang amat mengejutkan dalam penelitian ini adalah ditemukannya sebuah gunung api raksasa di dasar Laut Bengkulu. Gunung berdiameter 50 kilometer serta tinggi 4.620 meter yang berlokasi sekitar 330 kilometer arah barat Kota Bengkulu ini amat fenomenal sifatnya. Maklumlah dasar gunung tersebut berada di kedalaman 5.900 meter sedangkan puncaknya berada di kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut.

“Gunung api ini sangat besar dan tinggi. Di daratan Indonesia tak ada gunung setinggi ini, kecuali Gunung Jayawijaya di Papua,” papar Direktur Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT Yusuf Surachman. Di Indonesia ketinggian gunung berapi pada kisaran rata-rata 3.000 hingga 3.600 meter.

Lebih lanjut peneliti LIPI Dr Ir Danny Hilman Natawidjaja mengkonfirmasikan bahwa gunung tersebut berkategori gunung berapi sebab memiliki kaldera, tetapi masih belum diketahui secara rinci apakah gunung tersebut aktif atau tidak. Menurut Danny, lazimnya gunung berapi di palung laut tidak aktif tapi jika terbukti aktif serta menyimpan magma oleh sebab tempat pertemuan lempeng Eurasia dan Indo Australia yang saling bertumbukan ; maka bisa dipastikan gunung berapi tersebut amatlah berbahaya. Bila meletus di kemudian hari tentu akan mengakibatkan tsunami yang bisa menerpa Pulau Enggano dan pantai Kota Bengkulu.

 
Sumber  :  Jawa Pos, 30.05.2009 Hal. 12

Advertisements

Responses

  1. visit my blog
    http://jerzz.wordpress.com/
    ingin tukeran link mohon konfirmasi di blog saya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: