Posted by: hagemman | May 11, 2009

HIDUP ARTIS !

ABC 019Hasil penghitungan sementara perolehan kursi DPR menunjukan akan banyak wajah baru menduduki DPR. Para anggota DPR yang selama ini dkenal baik dan berkualitas dalam bidang legislasi banyak yang tak terpilih kembali. Sebagai gantinya banyak calon anggota terpilih berlatar belakang pekerja di dunia hiburan bermunculan.

Di satu sisi fenomena ini menumbuhkan harapan bahwa kualiats kerja DPR periode 2009 – 2014 akan lebih baik, soalnya ada angin segar dan ada nuansa baru. Tetapi di satu sisi lain keraguan atas kualitas dan kapabilitas sang calon anggota ini juga menuai kekahawatiran seperti yang disampaikan Direktur Eksekutif Cetro Hadar Gumay karena sejumlah caleg yang dipilih partai fungsi awalnya hanya sebagai pengumpul suara, tetapi partai abai dengan kualitasnya. Hal ini merupakan kekeliruan partai politik melakukan perekrutan calon anggota legislatifnya.

Pendapat ini disanggah Koordinator Divisi Advokasi Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Tommi A. Legowo yang meyakinkan bahwa konerja dan performa DPR selama ini sangat ditentukan oleh partai politik dan bukan oleh individual. Jadi kualitas DPR tidak ada relevansinya dengan kualitas anggota DPR secara individu. Menurut Tommi mau profesor, artis, atau politisi ; mereka tetap utusan partai yang harus tunduk pada kebijakan partai.

Fenomena ini kalau kita renungkan juga mencerminkan kesuntukan masyarakat terhadap kiprah DPR selama ini, sehingga masyarakat memerlukan figur alternatif saat menoleh pada para pekerja hiburan dari pembawa acara, penyanyi, model sampai pemain sinteron dan film. Yang notabene ‘dekat’ dengan kehidupan masyarakat sehari-hari yang kian terbeban. Tentunya pilihan masyarakat mengandung harapan besar bahwa para pekerja hiburan yang juga kini menjadi anggota legislatif memperjuangkan kepentingan rakyat secara konsisten. Disamping tidak terbusukan oleh sistem dan subsistem yang mengeruyak di DPR.

Yang menarik dengan keberadaan para pekerja hiburan ini ; tampilan,  keterbukaan, kiprah dan kinerja DPR tentunya diharapkan berbeda sehingga gedung bundar di bilangan Senayan akan jadi beneran rumah rakyat. Dan yang tidak boleh kita lupa, para pekerja hiburan inilah yang sesungguhnya akan meretas jalan regenerasi kepemimpinan di negara ini untuk periode 2015 dan seterusnya. Supaya rakyat tidak bosan dengan dia lagi, dia lagi – seakan Indonesia sudah kehabisan stok pemimpin.

Sumber  :  Kompas, 08.05.2009


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: