Posted by: hagemman | May 1, 2009

GEJALA DAN PENCEGAHAN FLU BABI

pigCenter for Decease Control and Prevention (CDC), AS merilis tentang Flu Babi baik itu gejala, pencegahan, pengobatan dan upaya agar tidak menular seperti yang dikutip oleh Kompas, 30.04.2009, khusus untuk referensi Anda.

Flu Babi adalah gangguan saluran pernapasan akibat virus influenza tipe A subtipe H1N1. Normalnya, virus Flu babi jarang menginfeksi manusia, kecuali mereka yang kontak langsung, seperti pekerja pada peternakan babi. Namun, wabah Flu Babi saat ini berbeda, yaitu disebabkan oleh virus bentuk baru yang menular dari manusia ke manusia lewat udara dan terjadi pada orang yang sama sekali tidak kontak denganbabi. Virus Flu Babi yang beredar di AS saat ini merupakan perpaduan elemen genetik virus flu burung, flu manusia serta flu babi Amerika Utara, Eropa dan Asia. Flu Babi tidak menular lewat daging babi yang dimasak dengan suhu minimal 71 derajat Celcius.

Gejala :

– Sakit Kepala
– Lesu Kehilangan Nafsu Makan
– Demam
– Pilek
– Batuk
– Sakit Tenggorokan
– Nyeri Pada Otot Dan Sendi
– Mual dan Muntah
– Diare

 

Pencegahan :

– Belum ada vaksin untuk Flu Babi bagi manusia.
– Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air atau cairan pembersih berbagan dasar alkohol, terutama jika menyentuh   pegangan pintu, meja atau kursi di tempat umum. Virus bisa hidup selama dua jam di udara terbuka.
– Hidup sehat (istirahat cukup, makan makanan bergizi, minum banyak air, berolahraga dan mengelola stress).
– Menghindari tempat ramai maupun kontak langsung dengan penderita flu.
– Jangan menyentuh mata, hidung dan mulut karena virus mudah menular lewat kebiasaan itu.

 

Pengobatan :

– CDC AS merekomendasikan antivirus oseltamivir (Tamiflu) atau zanamivir (Relenza). Obat ini efektif jika mulai diberikan dalam 48 jam gejala flu tampak.

 

Agar Tidak Menular :

– Agar tidak menular ke orang lain, tutup hidung dan mulut jika Anda batuk atau bersin dengan tisu atau tangan.
– Buang tisu ke tempat sampah, cuci tangan setelah kena batuk atau bersin.
– Tetap tinggal di rumah, jangan pergi ke sekolah, bekerja atau ke tempat orang ramai untuk mengurangi kontan dan penularan ke orang lain.

 

Sebagai catatan artikel di atas hanya untuk referensi dan pedoman sementara ; tentunya tetap kita harus mengacu kepada pedoman lebih lanjut dari Departemen Kesehatan RI dan tidak menjadi panik oleh sebab bisa jadi secara medis ada hal-hal lain sesuai dengan iklim tropis dan situasi dan kondisi negara kita. Tetap waspadalah dan jaga kebersihan Anda.

 

Sumber  :  Kompas, 30.04.2009


Responses

  1. Wah ngeri ya,mudah2an saja tidak sampai ke Indonesia.

  2. thanks infonya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: