Posted by: hagemman | April 7, 2009

DESA MANDIRI ENERGI

 

abc-040Pemerintah menargetkan pembangunan 500 desa mandiri energi pada akhir tahun 2009 ini. Target ini berusaha untuk dicapai dengan memberdayakan semua potensi sumber energi lokal. Hal ini disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro seusai memberi kuliah umum dengan topik “Tantangan Ekonomi Dunia dari sudut Pandang Sumber Daya Mineral” di Universitas Atma Jaya Yogyakarta, pada hari Sabtu lalu tanggal 04.04.2009. Program ini menurut Purnomo merupakan kelanjutan dari program yang sama pada tahun 2008, yang ditargetkan 500 desa tetapi pada akhir tahun 2008 baru 424 desa yang dapat dibangun. Maka untuk akhir tahun 2009 kelak diharapkan dapat tercapai 1.000 desa mandiri energi di seluruh Indonesia termasuk sisa target tahun 2008 yang belum tercapai.

Pada tahun 2009 ini, Purnomo menyatakan bahwa pemerintah telah mengalokasikan sebanyak 70% Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2009 untuk program ini. Dana itu akan digunakan untuk keperluan stimulus, penelitian dan instalasi pembangkit energi di desa mandiri energi. Sumber-sumber energi alternatif yang menjadi pemberdayaan tersebut antara lain biofuel terutama yang didapat dari minyak jarak pagar, energi angin, energi surya, energi panas bumi maupun mikrohidro. Tentunya pengembangan akan disesuaikan dengan potensi sumber energi yang terdapat pada desa yang bersangkutan.

Koordinator Teknologi Pusat Studi Energi Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Prasasto Satwiko mengatakan agar tidak menjadi sia-sia hendaknya program desa mandiri energi ini juga harus disertai dengan bimbingan serta transfer pengetahuan kepada masyarakat desa. Hal ini penting agar masyarakat pedesaan tahu cara merawat dan mengembangkan teknologi yang telah terpasang di tempat mereka itu.

Sebuah program pemerintah yang patut untuk diapresiasi karena keberadaan desa mandiri energi akan menjadi batu loncatan swadaya masyarakat dalam bentuk tindakan nyata untuk mengkonversi energi yang mahal dan tidak ramah lingkungan dengan energi yang murah dan ramah.

 
Sumber : Kompas, 06.04.2009 Halaman 21


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: