Posted by: hagemman | November 30, 2009

KULIAH PERTANIAN ORGANIK JADI TREN

Perkuliahan pertanian organik kian diminati di perguruan tinggi luar negeri. Sejumlah perkuliahan yang mengusung nama sistem pangan berkelanjutan, agrikultur organik, dan agroekologi menjamur di sejumlah perguruan tinggi di Amerika Serikat.

Washington State University, misalnya, menciptakan mayor baru di bidang sistem agrikultur organik. Program itu memberikan kesempatan kepada mahasiswa mendapatkan pengalaman magang di pertanian yang kemudian menjadi salah satu daya tarik.

Salah seorang pendiri program tersebut di Washingtin State University, Reganold, mengungkapkan, ia kerap mendapat masukan dari para pengusaha yang menyatakan betapa pertanian organik semakin populer, tetapi masih sulit mencari staf yang memiliki pengetahuan tentang hal itu.

Sejumlah perusahaan makanan yang mengusung merek dagang organik juga menyatakan keluhan mereka. Umumnya, mereka mencari manajer pertanian organik dan staf penjualan, tetapi tenaga yang dibutuhkan itu sangat sulit didapatkan.

Damian Parr, seorang kandidat doktor di bidang pertanian organik dari Universitas California, pekan lalu mengatakan, semakin diminatinya program pangan bedengan menurunya berkelanjutan (sustainable food system) terkait erat dengan pertumbuhan pangsa pasar makanan organik. Pasar organik di Amerika Serikat bertumbuh sekitar 20 persen dalam setahun, walaupun dengan angka tersebut, makanan organik baru menguasai 2,8 persen dari total pasar.

Selain pertumbuhan pasar bahan makanan organik, program-program tersebut lahir seiring dengan naiknya minat para mahasiswa dengan hal-hal yang serva “hijau atau peduli lingkungan”, perubahan industri makanan, dan berkurangnya para peserta program agrikultur tradisional.

“Beberapa perubahan terjadi sangat cepat. Salah satunya menurunnya peminat program-program agronomi tradisional, “ ujar Michelle Schroeder-Moreno, asisten profesor dan koordinator Program Agroekologi di North Carolina State University. Program yang dikelolanya itu ditawarkan sebagai minor di universitas tersebut.

Menariknya, para peminat kuliah pertanian organik ialah orang-orang modern yang ingin melirik kembali ke agrikultur melalui agrikultur berkelanjutan dan agroekologi. Umumnya, mereka juga orang-orang yang tidak dibesarkan dengan latar belakang kultur pertanian.

Sejak 1988

University of Maine di Amerika Serikat sudah sejak tahun 1988 membuka program sarjana di bidang Agrikultur Berkelanjutan seiring dengan menurunya peminat Agrikultur Tradisional.

Marienne Sarrantonio, Koordinator Program Agrikultur Berkelanjutan di universitas itu, mengatakan, program tersebut berorientasi kepada ilmu pengetahuan agrikultural yang bersifat teknis dengan kurikulum inti antara lain adalah ilmu tumbuhan, ilmu tanah, sistem panen, ekologi hama, entomologi, dan manajemen.

Di University of Missouri Columbia, mayor agrikultur berkelanjutan mempunyai dua trek, yakni Produksi Pertanian, Peternakan dan Komunitas serta Sistem Pangan yang lebih berorientasi studi sosial.

Adapun di Montana State University, program sarjana Pangan Berkelanjutan dan Sistem Bioenergi termasuk baru. “Program tersebut memberikan peluang kerja sangat baik karena tidak semata soal produksi pertanian, tetapi juga terkait dengan implikasinya di bidang kesehatan dan ekonomi lokal,” ujar Mary Stein, Koordinator Program Pangan Berkelanjutand an Sistem Bioenergy di Montana State University.

Melihat lapangan

Mentransformasi kurikulum pertanian organik sendiri tidak mudah, bahkan cenderung lambat. Keterlambatan itu antara lain karena universitas harus melihat perkembangan di lapangan dan dampaknya. Mereka harus memerhatikan pemasaran yang nyata, lapangan pekerjaan, dan keseimbangan di dalam program-program tersebut.

“Ini barangkali yang menjadi kritik bahwa perguruan tinggi tradisional terlalu lambat dalam beradaptasi dengan perubahan. Padahal, adaptasi itu sangat membantu dalam berkompetisi di linggkungan yangbaru ini,” ujar Jerry DeWitt, Director of The Leopold Center for Sustainable Agriculture di Iowa.

Sumber  :

Kuliah Pertanian Organik Jadi Tren | Kompas, 15.09.2009

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: